//riau1.com/

#hukum

Tangani Sidang Gugatan Prabowo-Sandi, 9 Hakimnya Dapat Ancaman? Begini Jawaban MK

R1/bar


9 Hakim MK saat sidang perdana sengketa PHPU Pilpres 2019 yang diajukan Tim kuasa hukum Prabowo-Sandi 9 Hakim MK saat sidang perdana sengketa PHPU Pilpres 2019 yang diajukan Tim kuasa hukum Prabowo-Sandi

RIAU1.COM - Mahkamah Konstitusi (MK) menampik isu adaya ancaman terhadap sembilan hakim yang menangani sidang gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 yang diajukan Tim kuasa hukum Prabowo-Sandi.

"Sejauh ini tidak benar berita yang beredar perihal adanya ancaman-ancaman, terlebih lagi ditujukan kepada hakim konstitusi," kata Juru bicara MK Fajar Laksono, dilansir Kompas.com, Sabtu 15 Juni 2019.



BACA JUGA : Ini Pasal-Pasal Populer UU ITE Sering Dipakai : Mulai Nuril, Ahmad Dhani Hingga Istri Anggota TNI Soal Wiranto

Iklan Riau1

Fajar mengungkapkan, isu ancaman terhadap hakim MK bermula dari salah persepsi atas pernyataan Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban ( LPSK), Hasto Atmojo Suroyo ketika diwawancarai sejumlah wartawan.

Saat itu, ada wartawan yang bertanya dan menyinggung soal bagaimana sikap LPSK seandainya ada ancaman terhadap hakim konstitusi.

"Menjawab pertanyaan itu, Ketua LPSK merespon, sekiranya betul ada ancaman demikian, LPSK tentu akan segera menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan MK," ujarnya.



BACA JUGA : UU Hasil Revisi Sudah Dicatat di Lembaran Negara, KPK Akui Belum Terima Salinan Resmi

"Hal itulah yang kemudian berkembang menjadi rumor hingga munculnya pemberitaan dimaksud," sambungnya.

Seperti yang diketahui, untuk menghindari tekanan, Tim kuasa hukum Prabowo-Sandi meminta saksi-saksi yang diajukan dalam sengketa PHPU Pilpres 2019 di MK harus dilindungi LPSK.

BPN Prabowo-Sandi menyampaikan, bahwa saksi-saksi dalam sebuah peradilan terkait sengketa Pemilu, selalu memiliki potensi ditekan oleh pihak tertentu.


Informasi
Tlp +62 853 8222 8787
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)
Loading...