//riau1.com/

#gaya-hidup

Harus Tahu, Ini Bedanya Sakit Kepala dengan Migrain

R1/uci


Foto: Internet Foto: Internet

RIAU1.COM - Migrain bukan sakit yang mengancam jiwa tetapi cukup melumpuhkan dan menghambat kualitas hidup. 

Sakit kepala akibat migrain biasanya bersifat episodik, yang dirasakan hanya di setengah kepala, berdenyut, dan dapat menyebabkan mual dan muntah. 

Berbeda dengan migrain, sakit kepala biasa umumnya karena stres dan rasa tak nyaman dirasakan di kedua sisi kepala. 

Salah satu faktor yang menyebabkan migrain ialah riwayat keluarga, peluangnya meningkat dua hingga tiga kali lipat. Sementara risiko sakit kepala tidak berhubungan dengan riwayat keluarga. 

Selain itu, migrain membutuhkan perawatan dan manajemen khusus sedangkan sakit kepala yang umum dapat dikelola dengan modiflkasi gaya hidup dan beberapa obat penghilang rasa sakit. 

Nah, berikut ini beberapa hal yang dapat pemicu migrain, dilansir Instagram @indozonehealth, 28 Juli 2019.

1. Perubahan hormon pada wanita, seperti sebelum atau selama periode menstruasi, kehamilan dan menopause. 

2. Minuman yakni alkohol, terutama anggur dan terlalu banyak kopi. 

3. Stres di tempat kerja atau di rumah dapat menyebabkan migrain. 

4. Stimulus sensorik misalnya Iampu terang dan sinar matahari, bunyi nyaring, bau yang kuat seperti parfum, cat. 

5. Faktor fisik, seperti aktivitas fisik yang intens mungkin memicu migrain. 

6. Obat-obatan contohnya kontrasepsi oral dan vasodilator, seperti nitrogliserin. 

7. Makanan misalnya keju, cokelat dan kopi dapat memicu migrain. 


Informasi
Tlp +62 853 2000 4928
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)