//riau1.com/

#gaya-hidup

Mengapa Saat Gempa Tubuh Terasa Pusing dan Mual? Berikut Penjelasannya

R1/puri


Foto internet Foto internet

RIAU1.COM - Gempa M 7,4 yang mengguncang Banten, getaran terasa sangat kuat hingga Jakarta. Tak ayal, usai gempa? beberapa orang yang berada di ketinggian gedung bertingkat merasakan mual dan pusing hingga beberapa saat.

Megutip detik.com, Jumat (2/8/2019), keluhan pusing dan mual lazim dijumpai saat gempa hingga beberapa waktu setelahnya.



BACA JUGA : Ini Tanda-Tandanya Jika Tubuh Kekurangan Protein



Para ilmuwan menyebutnya phantom earthquakes atau jishin-yoi dalam bahasa Jepang yang oleh para ahli disebut sebagai 'post-earthquake dizziness syndrome' (PEDS).

Ada beberapa teori yang menjelaskan fenomena ini. Pertama, keluhan mual dan pusing sehabis gempa terjadi dengan mekanisme serupa dengan mabuk perjalanan atau motion sickness. Saat guncangan terjadi, gerakan yang dialami tubuh dan yang teramati secara visual tidak sinkron sehingga muncul berbagai keluhan tidak nyaman.



BACA JUGA : Jangan Makan Semangka Sebelum Tidur, Ini Akibatnya



Teori lain yang menjelaskan fenomena ini adalah fobia terhadap gempa susulan. Bahkan ketika gempa susulan tidak benar-benar terjadi, tubuh mengantisipasinya dengan kepanikan.


Informasi
Tlp +62 853 2000 4928
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)